Home

I tell this story using my native language (Bahasa Indonesia), a story about life, about fight, about journey instead of our daily life. I represent those feelings into photographs, the darkness fall. It’s all about seeking a ray of life, which should be the element that can brightening our day, our steps, our soul, and our mind. I’m running from the dark.

Terkadang kita merasa seperti berada di dalam situasi dimana sekitar kita terasa sunyi, sepi, dan gelap. Saat-saat dimana kita merasa terasing, saat-saat dimana tidak ada seorang pun yang dapat mengerti. Manusia hanya bisa berusaha dan bangkit dari kegelapan, berdoa dan berharap bahwa ada secercah sinar yang muncul untuk kembali menerangi langkah-langkah kita. Sebuah cahaya yang dapat membimbing kita untuk mencapai semua impian dan tujuan hidup ini.

Perjalanan kehidupan ini takkan pernah berhenti, seiring waktu yang terlewat, seiring momen-momen dan kenangan yang tertinggal, seiring perjuangan dan harapan yang datang dari hati. Dimana waktu pun seakan membunuhku perlahan, diiringi suara dan teriakan-teriakan yang ada dari dalam kepala. Dimanakah engkau wahai pelita kehidupan?

Kembali kulangkahkan kaki menyusuri realita yang ada, kupaksakan diri untuk menghadapi gelapnya hari, teriakan itu masih mengiringi perjalananku. Perjalanan yang mungkin diriku sendiri tak tahu akan bermuara dimana, perjalanan seorang manusia untuk menggapai masa depannya. 

Aku tau, bahwa usaha adalah jalan keluarnya, dan harapan adalah cambuk untuk selalu berkarya. Semua amalan yang telah ku jalani mungkin akan membantu dalam menemukan sebuah makna yang cukup berarti. Dari hati, kucoba lagi telusuri jalur-jalur itu, dimana aku seakan ingin berlari dari semua bayangan ini dan berharap menemukan kepastian di suatu hari nanti. Aku meratapi tembok-tembok kehidupan, tembok yang penuh dengan coretan-coretan impian dan warna-warni kehidupan. Disitu kubaca pemikiran-pemikiran yang menggugah hatiku dan menginspirasiku untuk melangkah lebih jauh lagi.

Aku berhenti disebuah taman, dimana biasanya bunga-bunga tumbuh merekah dan kumbang pun berterbangan, tapi taman itu kosong, tak ada sedikitpun harapan yang terlihat, tak ada cahaya. Suara itu masih terdengar jelas, menuntunku untuk melangkah lebih jauh lagi. Aku kembali melangkahkan kaki menyusuri jalan setapak yang terlihat cukup kuat untuk dijadikan pijakan, sesekali kucoba untuk melompat, berusaha untuk meraih awan dan merobeknya untuk secercah sinar.

Kembali ku dengar panggilan, panggilan itu datang dari dalam jiwa, suaranya terdengar sayup tapi cukup jelas untuk dimengerti. Kucoba untuk berhenti sejenak dan berdoa agar Tuhan mau mendengar dan mengiringi setiap langkahku dalam menelusuri jalan kehidupan. Kucoba untuk membeli sebuah lentera untuk menerangiku dalam menentukan arah, sebuah lentera yang akan bersinar terang menerangi dunia.

Aku masih mencoba untuk berlari dari semua kenangan-kenangan yang tertinggal, dari bayang-bayang masa lalu yang kian kelam termakan oleh waktu, guna mengejar semua mimpi di depan yang mungkin akan merubah takdir hidupku. Sebuah impian kecil untuk menjadi sebuah bintang yang mungkin akan bersinar di angkasa dalam gelapnya malam, menjadi sebuah titik acuan oleh manusia dalam menentukan arah. Impian itu mungkin akan jadi kenyataan ketika kita sadar bahwa hidup ini bukanlah sebuah mimpi yang hanya berisi angan-angan belaka, melainkan hidup ini adalah perjalanan dan perjuangan untuk mencari sebuah jalan dalam mewujudkan mimpi-mimpi tersebut.

Aku lari dari gelap.

I fill my day with hopes, I fight with my ego, I struggle with situations and conditions. Leave all those memories behind and throw the shadows away. I fight for future, a better life, until someday, I found another peaceful place that called home.

I’m running from the dark…

This story also available at WeAreJuxt.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s